
Jika anda menggunakan moodle sebagai platform elearning dan jumlah pengguna moodle anda banyak, maka anda perlu memperhatikan beberapa faktor agar moodle anda bisa berjalan dengan baik dan cepat. Bagaimana cara meningkatkan performa moodle sehingga ketika digunakan oleh user banyak tidak mengalami akses lambat.
Perhatikan infrastruktur yang digunakan
Perlu diingat bahwa platform moodle ini adalah menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan MySQL atau PostgreSQL sebagai faktor utamanya, seperti halnya aplikasi yang lain agar bisa berjalan dengan baik maka spesifikasi server dan koneksi adalah faktor yang paling utama untuk bisa memberikan performa yang baik bagi moodle.
Resource yang dibutuhkan untuk menjalankan moodle bisa menggunakan processor apa saja, namun disarankan untuk menggunakan processor dengan generasi terbaru dan jumlah ram yang mencukupi, lebih banyak RAM maka akan menunjang performa dari moodle.
Hubungan Processor, RAM dan Kecepatan baca tulis penyimpanan.

Perlu diingat bahwa processor, ram dan iops memiliki hubungan yang erat, kerena ketiganya saling bekerjasama untuk memberikan layanan yang baik. Jadi ketika menggunakan processor yang tinggi maka jumlah RAM yang dipasang pada server juga perlu diperhatikan, selain itu kecepatan baca tulis pada media penyimpanan juga mutlak harus seimbang.
Sebagai contoh ketika processor memperoses pekerjaan yang diberikan, maka RAM yang digunakan akan semakin besar juga demikian juga dengan kecepatan baca dan tulis pada penyimpanan yang ada. Jika salah satu dari ketiga diatas mengalami kelambatan maka bisa dipastikan akan mengalami bottle neck, atau proses menumpuk pada salah satu faktor diatas.
Koneksi yang cukup
Jika moodle anda diakses oleh pengguna melalui internet, maka koneksi yang cepat juga diperlukan untuk bisa melayani pengguna yang mengakses moodle. Untuk koneksi yang ini diutamakan untuk jalur upstream harus lebih besar jika dibandingkan dengan jalur downstream. Lebih baik jika jalur koneksi yang digunakan secara simetris (koneksi downstream dan upstream sama).
Gunakan aplikasi cache
Untuk mempercepat kinerja gunakan cache untuk bisa membantu proses yang ada pada moodle, secara default biasanya moodle menggunakan tipe cache OpCache untuk memproses data yang ada. Selain OpCache anda juga bisa menggunakan cache lainnya seperti memcache atau redis.
Saat ini penggunaan cache dengan redis lebih cepat jika dibandingkan dengan tipe cache yang lainnya, namun perlu diingat bahwa cache ini memerlukan sejumlah RAM yang cukup agar bisa digunakan sebagai pemrosesan data. Untuk redis disarankan menggunakan vm yang terpisah dan memiliki jumlah ram yang cukup besar (misalnya 64GB) untuk bisa merasakan performa yang lebih baik.
Masih banyak lagi Cara meningkatkan performa moodle dari sisi tune up webserver, database dan dari sisi networking. Untuk berikutnya akan diulas bagaimana cara meningkatkan performa webserver, database dan networking.
Selain performa jangan lupa untuk mengamankan instalasi moodle anda agar tidak mudah untuk dijebol oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
