Kapan-saatnya-pindah-hosting
Kapan saatnya pindah hosting ?
Kapan saatnya pindah hosting ?

Kapan saatnya pindah hosting ? Ini mungkin jadi salah satu pertanyaaan bagi kita semua para pelanggan hosting. Ketika semua layanan pada sebuah provider hosting sudah tidak nyaman lagi seperti akses ke website lambat, sering tidak bisa diakses atau down, support sudah tidak lagi bisa membantu memberikan penjelasan maupun tidak dapat membantu permasalahan kita maka itulah saatnya kita untuk pindah hosting.

Sebelum memutuskan untuk migrasi hosting, ada baiknya kita melakukan evaluasi terhadap provider hosting yang sudah kita pilih bertahun-tahun lamanya. Namun ketika semuanya sudah tidak sesuai dengan ekspektasi, maka salah satu pilihan yang harus diambil adalah pindah hosting. Bagaimanapun semua pelanggan hosting pasti tidak mau mengalami masalah dengan websitenya, apalagi ketika digunakan pada saat-saat penting seperti rapat.

Bagi seorang blogger, kondisi prima sebuah website wajib karena bila website tidak dapat diakses, websitenya terasa lambat maka taruhannya adalah para pengunjung website tersebut. Apalagi ketika sebuah website blogger yang memiliki banyak pengunjung dan sudah dimonetisasi maka ini adalah pilihan yang harus diambil.

Untuk evaluasi terhadap hosting yang kita langgan, kita bisa melakukan hal berikut ini.

Memantau uptime downtime server. Banyak sekali tools yang dapat membantu kita untuk memonitor kondisi server provider yang kita pilih seperti hetrixtools, pingdom, dan masih banyak lagi yang bisa kita cari untuk mengetahu kapan server yang kita tempati mengalami downtime. Jika dirasa server mengalami downtime yang terlalu lama dalam rentang waktu tertentu, maka kita bisa melakukan komplain atau crosscheck dengan SLA (Service Legal Agreement) dengan provider hosting tersebut.

Memantau kecepatan website. Untuk melakukan pengecekan kecepatan akses terhadap website kita, maka kita bisa gunakan tools dari pihak ketiga seperti pingdom, google page insight, dan masih banyak tools lainnya. Jika dirasa audit yang diberikan oleh pihak ketiga tersebut website kita lambat, maka ada baiknya kita melakukan self assessment apakah kelambatan yang terjadi karena website kita ataukah dari provider hosting kita.

Memantau resource server. Sebuah layanan hosting dengan tipe shared hosting adalah sebuah server dengan jumlah resource tertentu seperti CPU, RAM, DISK SPEED akan digunakan secara bersama sama. Oleh karena itu jika kita mengalami masalah, bisa jadi resource yang disediakan sudah tidak mencukup untuk semua user yang ada pada server tersebut. Hosting provider yang baik adalah dapat melakukan manajemen pada servernya, rasio sebuah server dengan resource tertentu hanya dapat digunakan oleh misalnya 100 user. Jika load server sudah melebihi dari resource yang ada di server, maka secara otomatis semua pengguna server akan mengalami akses lambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *